Masa "Repoeblik Djokdja"

Terjadinya Aksi Polisionil I di wilayah RI, telah menyebabkan pula produksi pencetakan ORI di Yogyakarta berpindah-pindah. Aksi pembersihan tentara Belanda menyebabkan pencetakan dipindahkan ke luar kota antara lain Kendalpayak (Malang) kemudian ke Kanten (Ponorogo) (Parengkuan, 1983: 69- 71). Demikian pula saat Aksi Polisionil II berlangsung, maka pencetakan ORI dipindahkan dari Ponorogo ke Ngawi (Sumosudirdjo, 1991:25-27). Setelah pengakuan kedaulatan atas Republik Indonesiadi Den Haag, tahun 1949, 'ORI' ditarik dari peredaran untuk digantikan dengan uang yang diakui secara internasional yaitu 'Rupiah Indonesia’.

Mata Uang Masa Pendudukan

Masa berlakunya ORI ketika di “Repoeblik Djokdja"

HB IX inspeksi di Pasar Beringharjo seiring berlakunya ORI di Yogyakarta.

Bung Karno memantau nilai ORI dengan pedagang rokok di alun-alun Kraton Yogyakarta, Desember 1947.

Masa Pendudukan Belanda (Agresi Militer II)

Silahkan Kontak Kami

Tim Studi Desain,
Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, Jurusan Desain Komunikasi Visual.

Email: banindro@yahoo.com atau m.faizal.rch@gmail.com

atau Anda bisa mengisi kolom komentar disamping ini.